Minggu, 14 April 2013

MANAJEMEN KEUANGAN WIRAUSAHA


Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai berwirausaha di dalam bidang manajemen keuangan, sebaiknya kita terlebih dahulu mengetahui apa sebenarnya pengertian kewirausahaan itu sendiri, peranan kewirausahaan dalam perekonomian, kualifikasi dasar pengusaha yang baik atau wirausaha yang andal, ciri dan cara wirausaha unggul.


1.       Pengertian kewirausahaan
Wirausaha (enterpreuneur) adalah seorang yang memiliki kepribadian unggul yang pantas untuk diteladani, karena atas kemampuan sendiri dapat melahirkan suatu sumbangsih karya untuk kemajuan kemanusiaan, yang berlandaskan pada kebenaran dan kebaikan. Adapun kewirausahaan (enterpreuneur) adalah suatu profesi yang timbul karena interaksi antara ilmu pengetahuan, yang dapat diperoleh dari pendidikan formal, dengan seni yang hanya dapat digaji dari rangkaian kerja yang diberikan dalam praktik. Oleh karena itu, seorang wirausaha melakukan kegiatan mengorganisasikan berbagai faktor produksi, sehingga menjadi suatu kegiatan ekonomi yang mengahasilakan laba, yang merupakan balas jasa atas ketersediaan memiliki risiko.

Dengan demikian, fungsi yang dilakukan oleh seorang wirausaha dalam hal ini adalah sebagai berikut.
1.    Mengidentifikasi kesempatan.
2.    Mengumpulkan sumber daya menusia dan sumber daya lain.
3.    Menarik investasi atau dana dari perorangan atau lembaga keuangan.
4.    Melaksanakan proses produksi atau perdagangan.
5.    Menanggung resiko.
Wirausaha berbeda dengan manajer, meskipun keduanya juga mempunyai persamaan. Kindleberger dalam bukunya Economic Development menyatakan, bahwa wirausaha dan manajer sama-sama menyatukan dan mengorganisasikan faktor produksi, menetapkan sasaran dan mengusahakan hasil akhirnya. Perbedaannya adalah bahwa manajer mengerjakan tugas-tugas pengambilan keputusan dan pengawasan yang bersifat rutin dibandingkan wirausaha.

Wirausaha harus meluangkan sebagian besar waktunya untuk merencanakan kegiatan-kegiatan bisnis. Dengan semakin berkembangnya suatu perusahaan, kebutuhan akan perencanaan menjadi semakin besar. Seorang wirausaha harus dapat mengelola waktu dengan efektif, dan kunci penggunaan waktu secara efektif terletak dalam manajemen yang lebih baik.

2.     Peranan kewirausahaan dalam perekonomian
Kegiatan kewirausahaan dapat dilakukan dalam bidang pendidikan, bidang karier, jabatan, dan bidang perekonomian. Kewirausahaan dalam bidang perekonomian, merupakan setiap usaha yang berhubungan langsung dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Usaha pemenuhan kebutuhan ekonomi ini memerlukan aktivitas dalam manusia. Usaha pemenuhan kebutuhan ekonomi ini memerlukan aktivitas dalam bidang perekonomian, seperti peningkatan pengetahuan berusaha dan pengembangan modal. Aktivitas ekonomi diarahakan pada usaha menambahkan penghasilan, untuk memerlukan kebutuhan konsumtif pengusaha dengan keluarganya ataupun denga orang-orang lain, misalnya karyawannya, dan masyarakat sekitarnya.

Usaha untuk mencapai keberhasilan dalam aktivitas ekonomi, diperlukan kualitas pribadi yang kuat dan mantap dalam berusaha. Para pengusaha perlu memiliki sikap dan kemauan yang kuat untuk bekerja, demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi pribadi dan masyarakat. Disamping itu, harus memiliki semangat berpetualang, berani berspekulasi, dan mengahadapi persaingan, serta mampu mendayagunakan setiap sumber yang ada, baik material, personal maupun finansial.

Kegiatan ekonomi dalam bidang ekonomi, bergerak dan bernaung dalam lembaga-lembaga ekonomi yang berupa perusahaan atau pereseroan, yang bergerak dalam produksi, jasa, dan pelayanan. Dalam memiliki bidang usaha, hendaknya kiita mengadakan pertimbangan yang matang. Beberapa pertimbangan antara lain sebagai berikut.
1.    Kecakapan berusaha yang kita miliki belum tentu berguna bagi masyarakat disekitar kita.
2.    Kesulitan dalam suatu bidang usaha dimasa lamau belum tentu berulang dimasa depan.
3.    Keberhasilan orang lain dalam suatu bidang usaha, belum tentu mampu kita tangani.
4.    Bidang usaha yang dapat berkembang di suatu tempat, belum tentu dapat berkembang di tempat lain.

Pertimbangan lain yang kita gunakan dalam memilih bidang usaha adalah faktor kesempatan dalam lingkungan. Adapun kesempatan memilki bidang usaha ini dapat tersedia, karena hal-hal berikut.
1.    Membanjirkan permintaan masyarakat dalam bidang tertentu, baik berupa barang maupun jasa.
2.    Kurang saingan dalam bidang yang kita jalankan.
3.    Adanya kemampuan yang menyakinkan untuk menyaingi usaha yang telah dilakukanorang lain.
4.    Teridentifikasinya permintaan masyarakat terhadap suatu produk, terutama dalam menghadapi hal-hal tertentu, seperti lebaran, natal atau tahun baru.
Disamping hal-hal diatas, perlu juga dipertimbangkan hal-hal sebagai barikut.
1.      Keuntungan yang akan diperoleh.
2.      Perkintaan konsumen.
3.      Modal keuangan.
4.      Risiko yang mungkin terjadi.
5.      Jumlah tenaga kerja.
6.      Bahan dan bahan mentah.
7.      Kemampuan mengelola.
8.      Persaingan.
9.      Peralatan dan fasilitas produksi.
10.       Prospek usaha di masa yang akan datang.
11.       Peraturan pemerintahan.
12.       Pemasaran.
13.       Transportasi dan sebagainya.

3.           Kualifikasi dasar pengusaha yang baik atau wirausaha yang andal.
Seorang wirausaha yang handal memiliki karakteristik sebagai berikut.
1.    Memiliki rasa percaya diri dan sikap mandiri yang tinggi untuk berusaha mencari penghasilan dan keuntungan melalui perusahaan.
2.    Mau dan mampu mencari dan menangkap peluang usaha yang menguntungkan, serta melakukan apa saja yang perlu untuk memanfaatkannya.
3.    Mau dan mampu untuk bekerja keras dan tekun dalam menghasilkan barang dan jasa, serta mencoba cara kerja yang lebih tepat dan efisien.
4.    Mau dan mampu berkomunikasi, tawar-menawar dan musyawarah dengan berbagai pihak yang besar pengaruhnya pada kemajuan usaha, terutama para pembeli atau pelanggan.
5.    Menghadapi hidup dan menangani usaha dengan terencana, jujur, hemat, dan disiplin.
6.    Mencintai kegiatan usaha dan perusahaannya, serta lugas dan tangguh, tetapi cukup luwes dalam melindunginya.
7.    Mau dan mampu meningkatkan kapasitas diri sendiri dan kapasitas perusahaan dengan memanfaatkan dan memotivasi orang lain, serta melakukan perluasan dan pengembangan usaha dengan risiko yang tidak terlalu besar.
8.    Berusaha mengenal dan mengendalikan lingkungan serta menggalang kerja sama yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan.

4.           Ciri dan cara wirausaha unggul
Adapun ciri-ciri dan tindakan yang dilakukan oleh wirausaha unggul sebagai berukut.
1.    Berani mengambil risiko yang ditunjang oleh kemampuan untuk memperhitungkan akibatnya dan berusaha menghindarinya.
2.    Selalu berusaha mencapai dan menghasilkan karya bakti yang lebih baik untuk pelanggan, pemilik, pemasok, tenaga kerja, masyarakat, bangsa dan negara.
3.    Antisipasi terhadap perubahan dan akomodasi terhadap lingkungan.
4.    Kreatif dalam mencari dan menciptakan peluang pasar, serta dalam meningkatkan produktifitas dan efisiensi.
5.    Selalu meningkatkan keunggulan dan citra perusahaan melalui investasi baru di berbagai bidang.

MANAJEMEN KEUANGAN WIRAUSAHA

  • Manajemen Keuangan ialah cara mengelola sumber-sumber dana dan mengalokasikan dana tersebut secara efektif dan efisien dalam suatu kegiatan usaha atau bisnis.
  • Tujuan manajemen keuangan yaitu memaksimalkan “keuntungan” melalui perencanaan dan pengelolaan keuangan secara sistemik.
  • “Keuntungan” merupakan nilai lebih yang diperoleh melalui operasi usaha, baik dalam bentuk material (uang, asset, dll) maupun non material (knowledge, skill, experience, dll).
  • Manajemen Keuangan Usaha Wirausaha adalah manajemen keuangan yang dijalankan oleh para pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengelola keuangan.
  • Manajemen keuangan wirausaha harus lebih simple, sederhana dan aplikatif, namun tetap dalam ketentuan yang standart dan lazim.
  • Manajemen keuangan wirausaha perlu mempertimbangkan karakternya yang memiliki kecepatan perputaran dan jenis usaha yang relatif sederhana (baik dalam skala usaha maupun SDMnya).
I .IDENTIFIKASI BIAYA-BIAYA
1.    Biaya merupakan pengeluaran guna memperoleh manfaat.
2.    Setiap biaya adalah pengeluaran
3.    Ada juga pengeluaran yang tidak mendatangkan manfaat
A). BIAYA BERDASARKAN JENIS PENGGUNAAN
1.    Biaya Investasi
2.    Biaya Modal Kerja
B). BIAYA BERDASARKAN KETERKAITAN DENGAN PRODUK YANG DIHASILKAN
1.    Biaya tetap
2.    Biaya variabel
II. PROYEKSI PENDAPATAN
Sebagai hasil dari perhitungan proyeksi dan harga jual diperoleh proyeksi penerimaan pendapatan/penjualan selama jangka waktu usaha.
Proyeksi Produksi dan Pendapatan Kotor Telur Asin
No
Produk
Volume
Harga Jual
Penjualan 1 Bulan
Penjualan 1 Tahun
1
Telur Asin
150.000
800
120.000.000
1.440.000.000

TOTAL


120.000.000
1.440.000.000
Biasanya produksi belum mencapai optimum pada tahun-tahun pertama. Khususnya untuk proyek atau usaha yang baru.
Tahun
Kapasitas Produksi (%)
Volume Penjualan (Ton)
Nilai Penjualan (Rp)
Tahun 0
0


Tahun 1
60
369
18.432.000
Tahun 2
80
1.106
55.296.000
Tahun 3
100
1.835
96.768.000
Tahun 4
100
1.949
147.456.000
Tahun 5
100
1.935
96.768.000
III. SUMBER DANA
1.    Dana modal sendiri
Berasal dari pemrakarsa/pemilik proyek, investor lain maupun penyertaan dari modal ventura.
2.    Pinjaman dari Pihak Ketiga
Berasal dari bank, lembaga keuangan non bank atau suplier. Pinjaman yang diberikan akan menimbulkan beban bunga. Pinjaman dari bank umumnya tidak lebih dari 65% dari kebutuhan riil.
Catatan :
Cara perhitungan besarnya pinjaman yang pantas dijelaskan kemudian setelah pembahasan keadaan keuangan (neraca dan R/L) usaha.
Sumber Dana :
  • MODAL SENDIRI :
    Pemilik tunggal usaha terbebas daro berbagai pembiayaan.
  • MODAL KERJASAMA :
    - melibatkan pihak lain (pribadi/badan usaha) menjadi pemegang saham
    - membagi resiko bisni dengan pihak lain
    - disiplin penggunaan dana dan operasi usaha
    - berbagai keutntungan
    - Berbagai pembagian tugas wewenang
  • MODAL PINJAMAN :
    - lembaga perbankan
    - Modal Ventura
    - Koperasi
    - Multifinance
IV. KEADAAN KEUANGAN USAHA
Tiga Laporan Keuangan Utama :
1.    NERACA
Neraca adalah suatu daftar yang menggambarkan aktiva (harta kekayaan), kewajiban dan modal yang dimiliki oleh suatu perusahaan pada suatu saat tertentu. Komponen neraca :
- Aktiva (kekayaan.harta)
- Kewajiban (utang)
- Modal (Ekuitas)
Kekayaan = Kewajiban + Modal
Net asset = Dana Pemilik
Total Asset = Passiva + Dana Pemilik
2.    LAPORAN LABA RUGI
- Laporan rugi laba menggambarkan kinerja perusahaan dalam upaya mencapai tujuannya selama periode tertentu.
- Kinerja tersebut diukur dengan membandingkan antara pendapatan perusahaan dengan biaya yang dikeluarkan
- Komponen laba/rugi :
a). Pendapatan
b). Biaya
3.    LAPORAN ARUS KAS
Daftar yang menggambarkan arus penerimaan kas dan pengeluaran kas suatu perusahaan selama periode tertentu yang digunakan sebagai alat perencanaan, pengelolaan dan pengendalian likuiditas perusahaan.
Komponen utama dalam arus kas :
a). Arus Kas Operasi : segala transaksi dan kejadian yang masuk dalam penentuan laba bersih
b). Arus kas Investasi : transaksi yang berkaitan dengan pembelian dan penjualan aktiva yang tidak untuk dijual kembali
c). Arus Kas Pendanaan : transaksi yang berkaitan dengan kas didapatkan atau dikembalikan kepada pemilik modal atau kreditor
Beberapa kesukaran umum manajemen kas :
1.    Pengawasan inter yang buruk
2.    Perencanaan kas yang kurang, apabila tidak mampu memperrkirakan kebutuhan kas, maka akan berisiko kas minus saat operasi
3.    Penyimpanan/pengalokasian dana yang tidak tepat, misal karena memiliki kas banyak
4.    Kewalahan memberikan putang dan tidak mampu mengendalikan tagihan
5.    Kelemahan mengendalikan biaya-biaya
V. EVALUASI KEMAMPUAN FINANSIAL
1.    Kemampuan memnuhi kewajiban finansial kepada pihak ketiga
2.    Kemampuan menghasilkan laba
3.    Evaluasi perputaran usaha
4.    Break even point
5.    Kriteria kelayakan investasi

Sumber :ayu-oktavia.blogspot.com/2011/06/manajemen-keuangan-wirausaha.html
Sumber: kulpulan-materi.blogspot.com/2012/01/kewirausahaan.html

NAMA          : WELMA YUNIA SARI
KELAS         : 2SA05
NPM            : 17611368
TUGAS KEDUA SOFTSKILL KEWIRAUSAHAAN

Sabtu, 16 Maret 2013

A Young Millionaire

-->

Who is Merry Riana? She is a entrepreneur who get success in the young age. She is a Speaker, Trainer and She is A Woman Motivator Number 1 in Asia. She has a strong-minded and She is a author too. She writes a book which the title is “Mimpi Sejuta Dolar”. The book will be showed in the movie soon. This book tell us about a poor young woman who fight her dream to get success and fight to change her life with hard work. She was so concern because She just had a little bit money to survive from so many pressures until her dream comes true and She can be a milionare on the young age.
In 1998 Indonesia got a tragedy Moneter Crisis and Turbulence. Therefore, Merry Riana canceled her plan to continue studied in Trisakti University, Indonesia. Then She decided to study in Singapore in order to avoid the problem which will be struggle against her school.
Merry Riana comes from  Tionghoa’s family. She doesn’t from a rich family. More over, to continue her studied, She got scholarship from the government of Singapore around $ 40.000 and She had to payed back after She passed and worked.
This fund which She got from the government of Singapore it’s very little bit. She just had $10 (Rp 70.000)in her pocket and She had to manage it well for a week. This situation not only made She had to thought too deep to completed her staples, but also She must to be thrift. In order to completed her daily staples, She ate instant noodle in every morning, ate two slice of breads without jam for lunch and then came to the seminary for getting free dinner. She was very shame because just ate two slice of bread without jam, so she went to the loo while her friends were eating delicious food. How pity She was! She had to work hard to got food.  
One day, she was so hungry but She didn’t enough money to buy some foods, so She bought a fried rice with had additional just season of fried rice and soya in order to She could get cheap price. Wow I can’t imagine that we eat just with that.  

She thought to worked part time in order to She could got additional income to solve her daily staples. Afterward, She worked as a servant of banquet in hotel, as a Florist and distributed a leaflet in the way. She worked 14 hour for a day. She stood up nearby MRT station and bus station to offer insurance.  Instead She worked until late at night and went home in the early morning. Her income didn’t certain so She must to be thrift to manage her daily staples.

She had a big ambition to changed her life. She didn’t want if her life didn’t get improvement and She had a spirit to made her parents proud of her. According to her opinion that “a dream without action means nothing”. She believes that when there’s a will, there’s a way and god will be change her life. So She took action for making her dream came true. She tried to made business such as manufactured of scription, MLM business and bond business. However, all of her business was fail. This problem didn’t make her hope was lose. She tried to business again, but the business was very different. She has sold product of financial and banking such as insurance, credit card,deposit and so on.
Little by little, She got achievement. Her business got increase and improvement. She could be a Financial Consultant now. She could get income $ 1.000.000. The result which is She gets equal with her efforts. She get a successful on the young age. Heard that information which Merry Riana got $1.000.000 on the young age, reporters looked for her to report his story and immediately Merry Riana well-known as a woman entrepreneur who get success on the young age and She is be a motivator for sharing her strategy and the way to get success in order to everybody will imitate her spirit to catch a better future.
Now, Merry Riana have a dream for giving positive effect to other people in Asia, especially in Indonesia. She wrote her life story until she gets a successful in the form of book and She publishes to other people. That book which has title “Mimpi Sejuta Dollar” sold out and get national best seller just in one month. That book will be taken for film.
"You can take me out from Indonesia,but you can never take Indonesia out from me"
- Merry Riana -

Nevertheless , from this story we can catch the point to make our ambition come true:
1.   Always pray to god and believe that god will be help us.
2.   Take a chance : it’s a scientific fact that you’ll regret things you didn’t do, so take a chance
3.   Be brave         : if you think too long, you’ll no act on your thoughts. Just do it!
4.   Action             : dreams without action means nothing
5.   Be confident        : believe with yourself and your ability. Sure that you can do it!
6.   Believe that when there’s a will, there’s way

s
Sumber foto : kolom-biografi.blogspot.com




NAME                    : WELMA YUNIA SARI
CLASS                   : 2SA05
ID. NUMBER          : 17611368
SOFTSKILL KEWIRAUSAHAAN
 
Copyright © This is Welma's Blog !. All rights reserved.
Blogger template created by Templates Block | Start My Salary
Designed by Santhosh